Wujudkan Pariwisata Berkualitas, Made Sada Tekankan Tiga Unsur Pendukung Ini

BADUNG, STATEMENTPOST.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung semakin serius dalam mengarahkan pembangunan pariwisata ke konsep berkualitas. Untuk mewujudkan konsep pariwisata berkualitas, ada tiga unsur pendukung yang harus dilakukan, yaitu bermutu, berkelanjutan, dan harus mampu mensejahterakan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Badung, I Made Sada, A.Md.Par., S.H. Ditemui saat acara Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Partai Demokrat, Sabtu (18/7/2026), di Lapangan Umum Kelurahan Abianbase, Badung, Made Sada mengatakan, bahwa pariwisata berkualitas tidak lagi mengedepankan angka kunjungan, melainkan mampu mendatangkan wisatawan yang bisa menghormati nilai-nilai kearifan lokal yang ada di suatu objek pariwisata tersebut. Selain itu, lanjut Made Sada, wisatawan berkualitas biasanya tinggal dalam jangka waktu yang lama, dan memiliki kepribadian yang bisa menaati segala peraturan yang berlaku di wilayah tersebut.
Pariwisata berkualitas, juga harus diperkuat dengan destinasi wisata yang terpelihara secara baik. Termasuk juga masyarakat yang ada di kawasan destinasi, harus berperan aktif dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas.
“Masyarakat yang berkecimpung di dunia pariwisata harus memberi pelayanan terbaik kepada wisatawan. Hal ini harus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga wisatawan yang berkunjung ke Badung bisa datang berulang kali. Harapannya, tentu dapat memberi kemakmuran terhadap masyarakat Badung itu sendiri,” ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Bali.
Dalam mewujudkan pariwisata berkualitas, perlu kolaborasi semua pihak baik itu pemerintah, stakeholders pariwisata, maupun masyarakat itu sendiri. Selain itu, faktor keamanan dan kenyamanan menjadi kunci terwujudnya pariwisata berkualitas.
“Masalah keamanan, kemacetan, sampah, banjir, dan alih fungsi lahan, menjadi PR bagi kita semua di Kabupaten Badung untuk mewujudkan pariwisata berkualitas. Kita harus bekerja keras untuk menyelesaikan masalah tersebut,” tegasnya.
Menjaga keberlanjutan pariwisata menjadi tanggung jawab bersama agar tetap tumbuh dan lestari sesuai filosofi Tri Hita Karana. (stm)
