SMP Nasional Denpasar Melepas 172 Murid: Akhir yang Indah, Awal yang Gemilang

DENPASAR, STATEMENTPOST.COM – Setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun, SMP Nasional (Spenas) Denpasar secara resmi melepas 172 murid kelas IX tahun ajaran 2025/2026, di aula Spenas, Jalan Tukad Yeh Aya No. 15, Denpasar, pada Selasa (9/6/2026). Pelepasan murid kelas IX tahun ini mengusung tema “Widya Sandhi – Akhir yang Indah, Awal yang Gemilang”.
Sebagai sekolah swasta berprestasi, Spenas Denpasar tidak hanya fokus pada penguatan kompetensi akademik dan non akademik, tetapi juga menekankan kedisiplinan dan karakter mandiri kepada muridnya. Pendidikan karakter merupakan pilar utama yang diberikan kepada siswa/i di Spenas Denpasar.
Kepala Spenas Denpasar, I Gusti Ayu Made Suci Astika Dewi, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, bahwa kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan sebagai pintu pembuka yang akan membawa para siswa/i memasuki perjalanan yang lebih luas. Pada momen pelepasan ini, ia berharap agar para lulusan mampu meraih kesuksesan, lebih percaya diri, dan bisa bertanggungjawab atas apa yang mereka lakukan ke depannya.
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), lanjut Suci, Spenas tetap melakukan sosialisasi ke seluruh SD yang ada di Kota Denpasar, khususnya di Kecamatan Denpasar Selatan. Selain itu, Spenas juga melaksanakan beberapa kegiatan, seperti try out dan lomba bulan bahasa Bali.
“Kami memiliki branding sekolah keluarga. Kami mencari kepercayaan kepada masyarakat dengan menekankan pelayanan yang baik kepada siswa/i di sekolah. Sehingga, banyak masyarakat di luar yang mendapatkan informasi dari alumni kami,” jelasnya.
Untuk SPMB tahun ini, Spenas Denpasar menargetkan sebanyak 204 murid, yang mencakup enam kelas. Hingga kini, siswa yang mendaftar di Spenas sudah terkumpul sebanyak empat kelas. Pendaftaran dibuka sampai bulan Juli 2026. Sementara, jika kuota sudah penuh, maka pendaftaran akan ditutup lebih awal.

Sementara itu, Ketua Yayasan Perdiknas Denpasar yang diwakili Sekretaris, Dr. KG Sri Dviya Tuvoli Amararaja dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik, dengan penuh dedikasi telah membimbing, mendidik, dan mendampingi para siswa/i di Spenas, hingga mencapai pada tahap ini. Menurutnya, menjadi pendidik bukan tugas yang ringan, melainkan dibutukan kesabaran, ketulusan, dan pengorbanan, dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia menambahkan, bahwa kelulusan bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar. Tantangan ke depan semakin kompetitif, semakin digital, dan penuh perubahan. Oleh karena itu, lulusan Spenas Denpasar diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, disiplin, bertanggungjawab, dan rasa hormat kepada sesama.
Dalam kesempatan ini, Spenas Denpasar juga memberikan penghargaan kepada murid yang meraih rangking 10 besar, dengan rata-rata nilai akhir rapor enam semester. Rangking I diraih oleh Ni Made Sekar Dewi Nusantara, dengan nilai rata-rata 93,26. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada siswa berprestasi non akademik. (stm)
