BadungBaliBudayaNewsSpiritual

Cegah Kasus Pencurian, Generasi Muda Mesti Diberikan Pemahaman untuk Melestarikan Benda Sakral

BADUNG, STATEMENTPOST.COM – Fenomena pencurian benda-benda sakral yang dimiliki umat hindu seperti pejenengan dan pratima, harus menjadi perhatian serius semua pihak. Kejahatan ini merusak tatanan sosial dan spiritual, mengingat benda seperti pratima, keris, atau uang kepeng disucikan dan diyakini sebagai stana Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Menurut Seniman yang juga Pemilik Sanggar Seni Semarandana, I Nyoman Nikanaya, Kamis (28/5/2026), terutama bagi generasi muda, diharapkan memahami keberadaan benda-benda sakral agar senantiasa dijaga dan dilestarikan dengan baik. Selain itu, perlu juga disampaikan kepada masyarakat umum di desa adat masing-masing, terkait upaya menjaga kesucian benda-benda sakral yang ada di pura.

“Kalau zaman dulu, tindakan yang diambil untuk melindungi benda sakral tersebut adalah dengan membuat semacam gedong yang tinggi, sehingga mengantisipasi terjadinya pencurian. Selain itu, bisa juga dilaksanakan dengan mekemit secara bergiliran di masing-masing desa adat. Di era sekarang, bisa dilakukan dengan menggunakan kamera cctv untuk mengamankan area di sekitar pura,” ujar Mantan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali ini.

Di sisi lain, ia berharap, agar anak-anak dari tingkat Sekolah Dasar (SD) diwajibkan untuk mengunjungi museum-museum yang ada di Bali. Di museum, anak-anak akan memahami dan mempelajari keberadaan benda sakral yang diwariskan oleh leluhur terdahulu.

“Bagaimana cara menggalakkan ini, terutama kepada Dinas Pendidikan supaya mendidik anak-anak kita dengan mengunjungi museum. Ini merupakan salah satu bentuk untuk menghargai warisan leluhur terdahulu,” pungkasnya. (stm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *