Konsisten dan Berkelanjutan, Gerakan Beach Clean Up Kian Intensif Memasuki Musim Hujan

BADUNG, STATEMENTPOST.COM – Memasuki musim penghujan, gerakan Beach Clean Up yang digagas oleh Tim Sahabat Puspa Negara bersama Komunitas BumiKita Nusantara, semakin diintensifkan, Jumat (30/10/2026). Gerakan ini rutin dilaksanakan setiap hari Jumat pagi di Pantai Legian, Kuta, Badung, bertujuan untuk menumbuhkan habit atau kebiasaan dari para pelaku usaha maupun masyarakat lainnya, untuk senantiasa menjaga kebersihan pantai Legian sebagai destinasi pariwisata internasional.
Menurut Inisiator Gerakan sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara, aksi sosial ini sudah berjalan hampir 7 tahun, yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Gerakan tersebut, kata Puspa Negara, sekaligus mempersiapkan diri dalam menghadapi musim angin barat. Pada musim hujan ini, biasanya kawasan pantai Legian akan dipenuhi oleh sampah kiriman. Oleh karena itu, kebiasaan ini harus terus ditingkatkan, untuk menjaga kebersihan pantai Legian sebagai destinasi pariwisata.
“Beach Clean Up ini kita laksanakan secara konsisten. Artinya, bahwa untuk menciptakan kebiasaan. Kalau sudah biasa, maka pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan. Kegiatan ini juga untuk mempersiapkan musim hujan, dimana pada musim ini sampah kiriman akan masuk di sepanjang pantai Seminyak, Legian, dan Kuta,” ujarnya.
Lebih lanjut Puspa Negara menyebutkan, bahwa sampah kiriman yang menepi ke kawasan pantai mencapai lebih dari 200 ton perhari. Situasi ini tentu menjadi tantangan bagi semua pihak, sehingga perlu kesadaran mulai dalam diri untuk terbiasa membersihkan sampah di destinasi pariwisata.
“Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi? Ketika sampah kiriman sudah mulai banyak, kita menjadi terbiasa dan tidak akan mengeluh untuk membersihkannya,” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, ia juga menekankan pentingnya dorongan hati secara lahir dan batin kepada para pelaku usaha maupun peserta Beach Clean Up, dalam melaksanakan gerakan bersih-bersih. Ia berharap, pelaku usaha bisa menikmati gerakan Beach Clean Up secara suka rela dan tanpa keterpaksaan.
“Inti dalam sebuah gerakan yaitu konsistensi. Jika dilaksanakan terputus-putus, itu mungkin tidak akan menciptakan sebuah kebiasaan yang kuat,” tegasnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Gerakan Indonesia Asri (aman, sehat, asri, indah) yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Selaku kader, ia tentu sangat mendukung dan mengimplementasikan gerakan tersebut melalui Beach Clean Up di pantai Legian.
Ia juga mengapresiasi kerja keras semua pihak, mulai dari pengelola pantai di bawah BUPDA Unit Pantai Legian, para pedagang, dan juga masyarakat, yang sudah bahu-membahu ikut melaksanakan gerakan bersih-bersih. (stm)
