BaliGianyarNewsPolitik

Deklarasi Balon Perbekel Desa Tulikup, Dr. Drh. I Ketut Gede Nata Kesuma, SKH., MMA

GIANYAR, STATEMENTPOST.COM – Pesta Demokrasi tingkat desa tahun ini akan berlangsung meriah. Sebanyak 26 desa di Kabupaten Gianyar akan mengikuti Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak. Salah satunya Desa Tulikup, Gianyar, yang mulai bersiap melaksanakan Pilkel untuk periode 2026-2034.

Dr. Drh. I Ketut Gede Nata Kesuma, SKH., MMA., yang diusung oleh Banjar Kaja Kauh, mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Perbekel Desa Tulikup, pada Jumat (17/7/2026), di Balai Banjar setempat.

Pada intinya, deklarasi ini untuk menyatukan semangat krama Banjar Kaja Kauh, sekaligus memberikan dukungan nyata kepada bakal calon agar terpilih menjadi perbekel desa Tulikup.

Dalam kesempatan tersebut, Bakal Calon Perbekel Desa Tulikup, I Ketut Gede Nata Kesuma menjelaskan, bahwa kegiatan deklarasi ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat di banjar Kaja Kauh dan desa Tulikup secara umum. Deklarasi ini, juga merupakan bagian awal penyampaian visi misi bakal calon perbekel desa Tulikup.

“Saya berharap, visi misi yang saya sampaikan pada deklarasi ini bisa tersebar ke seluruh masyarakat desa Tulikup,” ujar Sekjen Himpunan Kerukukan Tani Indonesia (HKTI) Wilayah Bali periode 2022-2027.

Ia juga memaparkan sejumlah program kerja jika terpilih menjadi perbekel desa Tulikup. Program tersebut meliputi pembangunan fisik dan non fisik. Program fisik, diantaranya pengembangan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan olahraga. Sementara, pembangunan non fisik berkaitan dengan penguatan kapasitas masyarakat, misalnya pemanfaatan teknologi yang applicable (dapat diterapkan langsung). Selain itu, pengalamannya selama di HKTI akan dimanfaatkan untuk membangun pertanian di desa Tulikup.

“Hal-hal lain tentunya menyangkut adat dan budaya. Ini menjadi konsen kita, dalam rangka penataan adat dan budaya di masyarakat desa kami,” imbuhnya.

Melalui slogan Jemet, Anteng, dan Seken (JAS), I Ketut Gede Nata Kesuma mengobarkan semangat baru kepada masyarakat, untuk membawa perubahan desa Tulikup ke arah yang lebih baik. Jemet berarti ulet dan tekun dalam bekerja, Anteng berarti bekerja tulus Ikhlas tanpa pamrih, dan Seken yaitu bekerja secara nyata. Melalui slogan JAS, diharapkan mampu mewujudkan desa Tulikup yang lebih baik, maju, harmoni, jaya dan sejahtera.

Sementara itu, jumlah pemilih di desa Tulikup pada Pilkel serentak tahun ini sebanyak 6.905 orang, yang terdiri dari 7 banjar dinas dan 9 banjar adat. Pemungutan suara akan dilangsungkan pada tanggal 20 September 2026, dan pelantikan perbekel terpilih akan dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2026. (stm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *