Tempuh Jarak 28 Kilometer, Ribuan Pemedek Iringi Ida Sesuhunan Pura Samuan Tiga Melasti ke Segara Masceti

GIANYAR, STATEMENPOST.COM – Ribuan pemedek tumpah ruah mengikuti prosesi melasti Ida Sesuhunan Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar, menuju Segara Masceti, Gianyar, pada Rabu (13/5/2026), bertepatan dengan Buda Kliwon Gumbreg. Ritual ini merupakan rangkaian Karya Padudusan Agung Kahyangan Jagat Pura Samuan Tiga, dengan berjalan kaki puluhan kilometer dalam iring-iringan sakral untuk menyucikan Pratima atau Ida Sesuhunan.
Iring-iringan pemedek mulai berjalan kaki dari Pura Samuan Tiga, Bedulu, pada pukul 05.00 Wita. Kemudian, pemedek melewati jalur Semebaung menuju Bitera dan Gianyar. Selanjutnya, rombongan bergerak ke arah Tedung, Medahan, hingga tiba di Pantai Masceti sekitar pukul 12.00 Wita. Adapun tujuan daripada upacara ini, yaitu untuk neningang manah (menenangkan pikiran) serta nyuciang bhuana alit dan bhuana agung (menyucikan diri dan alam semesta).
Manggala Karya, I Gusti Ngurah Made Serana mengatakan, bahwa jarak yang ditempuh pemedek pada melasti kali ini sekitar 28 kilometer (bolak-balik). Pemedek yang mengikuti upacara melasti sekitar 10.000 orang. “Semoga dengan dilaksanakannya melasti ini, para pemedek Ida mendapatkan keselematan dan kesejahteraan,” harap Ngurah Serana.
Lebih lanjut dijelaskan, upacara melasti ini dilaksanakan dua tahun sekali, yaitu tepatnya di tahun genap. Sehingga, upacara ini dilaksanakan dengan berjalan kaki ke segara atau pantai.
Tradisi ini menekankan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan, serta meneguhkan kembali komitmen spiritual masyarakat.
Setelah selesai melakukan upacara melasti, iring-iringan budal atau balik pada pukul 14.00 Wita, dan tiba di Alun-alun Kota Gianyar pukul 17.00 Wita. Rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Pura Samuan Tiga pada pukul 19.00 Wita, dan tiba di Bedulu sekitar pukul 22.00 Wita. Penyineban Ida Bhatara dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2026. (stm)
