Pengabdian Masyarakat FPB Unmas, Tutik Kusuma Wardhani Beri Motivasi Petani Kakao di Banjar Lipah

BADUNG, STATEMENTPOST.COM – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani, SE., MM., M.Kes., menghadiri kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional Terpadu Dosen dan Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Jumat (8/5/2026), di Banjar Lipah, Desa Petang, Badung. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya Kakao Berkelanjutan di Banjar Lipah, Desa Petang”.
Pada kesempatan tersebut, Tutik Kusuma Wardhani memberikan motivasi kepada para petani di banjar Lipah agar lebih maksimal dalam membudidayakan kakao. Ia turut mengapresiasi sejumlah petani yang sudah berhasil dalam budidaya kakao.
Tutik juga mendorong para petani di banjar lipah untuk mengintegrasikan peternakan dalam menghasilkan pupuk organik. Menurutnya, kendala pupuk organik bisa diselesaikan dengan cara memproses limbah peternakan.
“Saya sarankan kepada petani agar mampu mewujudkan pertanian yang terintegrasi. Sehingga, dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia,” ujar Srikandi asal Buleleng ini.
Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis Unmas Denpasar, Dr. Drh. Nyoman Yudiarini, Skh., M. Agb., menjelaskan, bahwa pengabdian kepada masyarakat kali ini berkolaborasi bersama Bulacan Agricultural State College (BASC) Philippines, sekaligus mengundang Anggota Komisi IX DPR RI untuk menambah wawasan para petani di banjar Lipah.
“Kehadiran kami disini sekaligus menjawab dan memberi solusi atas kendala pupuk organik, yang dialami petani di banjar Lipah. Kami dan para dosen sudah terbiasa dalam menghasilkan pupuk organik. Apalagi, potensi peternakan disini sangat bagus. Jadi, kami bisa buat pupuk organik dari kotoran sapi dan sampah-sampah kering, sehingga bermanfaat bagi alam kita ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Sukadana, SP., M.Si., mengatakan, kegiatan semacam ini akan mampu mendukung budidaya kakao di banjar Lipah. Dinas Pertanian dan Pangan Badung juga sudah melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap para petani kakao. Termasuk juga kegiatan hilirisasi, berupa fermentasi terhadap budidaya kakao.
“Ini menjadi potensi besar di banjar Lipah ke depannya. Nanti, kita juga akan integrasikan dengan kegiatan pariwisata,” ungkapnya.
Kehadiran Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, diharapkan mampu menyerap aspirasi para petani, terutama yang berkaitan dengan pupuk organik dan serangan hama penyakit. Kegiatan tersebut juga diisi dengan penanaman sejumlah pohon kakao. (stm)
