BaliDenpasarNewsPendidikanSosial

Koperasi Bina Prestasi dan Koperasi Jagadhita Universitas Ngurah Rai Berbagi Motivasi kepada Anak-anak Yayasan Tat Twam Asi

DENPASAR, STATEMENTPOST.COM – Menyambut hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948, Koperasi Bina Prestasi dan Koperasi Jagadhita Universitas Ngurah Rai mengunjungi Yayasan Tat Twam Asi, Denpasar, pada Minggu, 15 Maret 2026. Kegiatan sosial ini rutin dilaksanakan, sebagai bentuk kepedulian koperasi terhadap anak-anak di Yayasan Tat Twam Asi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Koperasi Bali Nata Purna Praja, I Dewa Nyoman Patra, SH., MH., di sela-sela kunjungannya. Menurutnya, hari raya Nyepi menjadi momentum bersama untuk berbagi kepada anak-anak yang membutuhkan. Hal ini juga sekaligus memberikan semangat anak-anak di yayasan, untuk menyambut masa depan yang lebih cerah.

“Kunjungan kali ini kita dari dua koperasi ingin menyisihkan sebagian kecil rejeki untuk memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan. Kita ingin memotivasi mereka, agar tidak minder dan lebih semangat dalam menghadapi masa depan,” ungkap Mantan Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Bali ini.

Ia juga berpesan kepada anak-anak Yayasan Tat Twam Asi agar jangan berkecil hati, bahwa masih banyak orang yang memerhatikan mereka. ia berharap, dengan kehadiran dua koperasi ini dapat menambah semangat anak-anak.

“Bantuan yang kami berikan berupa sembako dan dana. Tapi jangan dilihat dari besar-kecilnya, melainkan kepedulian kami kepada anak-anak agar mereka termotivasi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Tat Twam Asi, Ni Nyoman Cahaya Wati, SE., M.Si., mengucapkan terimakasih kepada Koperasi Bina Prestasi dan Koperasi Jagadhita Universitas Ngurah Rai yang telah bersedia mengunjungi anak-anak Yayasan. Perlu diketahui, bahwa jumlah anak-anak di yayasan saat ini sebanyak 37 orang, terdiri dari SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

“Harapan kami tentu mengacu pada visi misi dari yayasan, bahwasannya melanjutkan anak-anak yang banyak putus sekolah, sampai menyelesaikan pendidikan formalnya hingga ke perguruan tinggi. Ketika nanti sudah tamat di perguruan tinggi dan kembali kepada keluarganya, kami berharap anak-anak bisa terjun ke dunia usaha atau pun mendapatkan pekerjaan yang layak,” jelasnya.

Ia menambahkan, di era serba digital seperti sekarang, pola asuh anak menjadi fokus bersama, agar mereka tidak terjerumus ke hal-hal negatif, serta siap menghadapi tantangan transformasi digital. (stm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *