{"id":4478,"date":"2026-08-12T00:33:57","date_gmt":"2026-08-12T00:33:57","guid":{"rendered":"https:\/\/statementpost.com\/?p=4478"},"modified":"2026-08-12T00:41:43","modified_gmt":"2026-08-12T00:41:43","slug":"dukung-program-smk-go-global-gusti-budi-arta-permudah-p3mi-mencari-calon-pekerja-migran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/2026\/08\/12\/dukung-program-smk-go-global-gusti-budi-arta-permudah-p3mi-mencari-calon-pekerja-migran\/","title":{"rendered":"Dukung Program SMK Go Global, Gusti Budi Arta: Permudah P3MI Mencari Calon Pekerja Migran"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4479 aligncenter\" src=\"https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Snapshot_23-6.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Snapshot_23-6.png 1920w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Snapshot_23-6-300x169.png 300w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Snapshot_23-6-1024x576.png 1024w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Snapshot_23-6-768x432.png 768w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Snapshot_23-6-1536x864.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><strong>TABANAN, STATEMENTPOST.COM<\/strong> \u2013 Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membuka jalan baru bagi generasi muda Indonesia untuk menembus pasar kerja internasional melalui Asta Mandala SMK Go Global. Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga memiliki kompetensi dan daya saing untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara.<\/p>\n<p>SMK Go Global merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja internasional. Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan 500.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), yang terdiri atas 300.000 lulusan SMK dan 200.000 peserta dari masyarakat umum.<\/p>\n<p>Praktisi sekaligus Penyalur Tenaga Kerja ke Luar Negeri, I Gusti Putu Budi Arta mengapresiasi peluncuran program SMK Go Global dari KP2MI. Program ini akan membentuk suatu kolaborasi yang saling menguntungkan antara Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dengan pemerintah.<\/p>\n<p>Melalui program tersebut, lanjut Budi Arta, akan mempermudah P3MI dalam mencari calon-calon pekerja migran Indonesia (PMI) khususnya di Bali. KP2MI dinilai sudah melihat peluang kerja yang sangat besar di luar negeri, sehingga memerlukan tenaga-tenaga yang terampil dan kompeten.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini tentunya menjadi suatu berita baik bagi masyarakat, khususnya kami selaku praktisi P3MI. Kolaborasi ini tentu akan saling menguntungkan ke depannya. Kami di P3MI akan lebih mudah mencari calon-calon pekerja migran Indonesia khususnya di Bali,\u201d ujar Kepala PT Haena Duta Cemerlang Cabang Bali, Selasa (11\/8\/2026).<\/p>\n<p>Ia juga menegaskan, bahwa PT Duta Haena Cemerlang Cabang Bali siap menyukseskan program tersebut, lewat sejumlah regulasi yang mendukung talenta-talenta muda agar memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan yang dibutuhkan oleh pasar kerja global.<\/p>\n<p>Di sektor formal, ia menyebutkan, calon tenaga kerja asal Bali sudah memiliki kompetensi yang sangat baik, terutama di bidang perhotelan (hospitality). Hal ini didukung keberadaan SMK maupun lembaga pelatihan kerja yang sudah teruji, dan mampu melahirkan lulusan kompeten. Sementara itu, calon tenaga kerja di sektor informal belum memiliki keahlian yang kompeten. Sehingga, dibutuhkan pelatihan melalui program SMK Go Global.<\/p>\n<p>\u201cYang terpenting dari program ini, adalah setelah menimba ilmu atau memperoleh pengalaman di luar negeri, maka mereka diharapkan dapat mengembangkan keahlian mereka ketika sudah datang ke daerahnya masing-masing,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Ia juga berharap, agar sosialisasi dari program SMK Go Global lebih dimasifkan hingga tingkat paling bawah. Dengan informasi yang masif, akan semakin banyak masyarakat yang mengetahui program tersebut.<\/p>\n<p>Asta Mandala SMK Go Global dirancang dengan pendekatan berbasis kebutuhan pasar kerja. Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan keterampilan teknis, tetapi juga dibekali kemampuan bahasa, pemahaman budaya, disiplin kerja, serta pengetahuan mengenai hak dan kewajiban sebagai pekerja migran. Program ini mencakup sejumlah bidang prioritas, mulai dari kesehatan, <em>hospitality<\/em>, manufaktur, transportasi, konstruksi, agrikultur, <em>sea<\/em> <em>based<\/em> atau ABK, hingga bahasa asing.<\/p>\n<p>Pemerintah juga telah memetakan kebutuhan berdasarkan sektor dan negara tujuan penempatan. Sektor <em>hospitality<\/em> menjadi salah satu kontributor terbesar dengan target penempatan 14.140 orang ke sejumlah negara seperti Turki, Malaysia, Maladewa, Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, hingga kawasan Eropa Timur. Sementara, sektor kesehatan ditargetkan mencapai 12.780 orang, dengan negara tujuan antara lain Jepang, Belanda, Singapura, Taiwan, dan Jerman.<\/p>\n<p>Pendaftaran tahap pertama Pelatihan Peningkatan Kapasitas Program SMK Go Global dibuka mulai Rabu, 12 Agustus hingga Minggu, 16 Agustus 2026. Calon peserta dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, jenis pelatihan, jadwal, mekanisme pendaftaran, serta ketentuan program melalui kanal informasi resmi KP2MI dan 23 Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di seluruh Indonesia. (stm)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TABANAN, STATEMENTPOST.COM \u2013 Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membuka jalan baru bagi generasi muda Indonesia untuk menembus<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[24,9,22,6,33],"tags":[892,890,891,889],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4478"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4478"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4478\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4483,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4478\/revisions\/4483"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}