{"id":3776,"date":"2026-06-19T09:00:19","date_gmt":"2026-06-19T09:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/statementpost.com\/?p=3776"},"modified":"2026-06-19T09:00:19","modified_gmt":"2026-06-19T09:00:19","slug":"perkuat-habit-dan-awareness-dalam-menjaga-lingkungan-gencarkan-sosialisasi-pemilahan-sampah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/2026\/06\/19\/perkuat-habit-dan-awareness-dalam-menjaga-lingkungan-gencarkan-sosialisasi-pemilahan-sampah\/","title":{"rendered":"Perkuat Habit dan Awareness dalam Menjaga Lingkungan, Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3777 aligncenter\" src=\"https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Snapshot_23-1.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Snapshot_23-1.png 1920w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Snapshot_23-1-300x169.png 300w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Snapshot_23-1-1024x576.png 1024w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Snapshot_23-1-768x432.png 768w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Snapshot_23-1-1536x864.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><strong>BADUNG, STATEMENTPOST.COM<\/strong> \u2013 Meskipun kondisi pantai Legian sudah relatif bersih dari sampah kiriman, upaya menjaga kebersihan destinasi tetap dilakukan secara berkelanjutan. Gerakan Beach Clean Up (bersih-bersih pantai) yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat pagi ini, bertujuan untuk menumbuhkan habit atau kebiasaan setiap orang termasuk wisatawan, agar senantiasa memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya di area pantai Legian.<\/p>\n<p>Gerakan yang digagas oleh tim WPN (Wayan Puspa Negara) bersama Komunitas BumiKita Nusantara ini, melibatkan berbagai unsur seperti pelaku usaha, stakeholder<em>s<\/em> pariwisata, dan masyarakat umum.<\/p>\n<p>\u201cIni merupakan sustainability atau kelanjutan dari kegiatan Beach Clean Up sebelumnya. Gerakan ini menginjak yang ke 180-an, artinya sudah berjalan lebih dari 5 tahun,\u201d ungkap Inisiator Gerakan, I Wayan Puspa Negara, Jumat (19\/06\/2026).<\/p>\n<p>Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung ini menegaskan, bahwa tanpa adanya konsistensi, gerakan ini tidak akan memiliki makna yang berarti. Konsistensi menunjukkan karakter dari sebuah gerakan, yang akan berimplikasi pada objek atau tempat kegiatan.<\/p>\n<p>Beach Clean Up bertujuan tidak hanya bersih-bersih pantai secara empiris, melainkan upaya untuk memberikan edukasi kepada para pelaku usaha, komunitas, masyarakat, dan wisatawan, sehingga memiliki kepedulian terhadap persoalan sampah, serta terbiasa melakukan pemilahan sampah.<\/p>\n<p>\u201cSelain bersih-bersih, kita juga memberikan edukasi tentang tata cara pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu. Karena, ketika Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sudah hadir, pemilahan sampah akan tetap dilakukan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Melalui gerakan Beach Clean Up ini, diharapkan mampu menciptakan pantai Legian tetap bersih, sehat, asri dan mempesona, sehingga terwujudnya destinasi pariwisata yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Ke depan, tambah Puspa Negara, sosialisasi ini akan terus dilakukan, karena memilah sampah merupakan kewajiban semua pihak. Ketika pemilahan sampah sudah menjadi kebiasaan, maka karakter suatu bangsa akan terlihat.<\/p>\n<p>\u201cKalah kita sudah memperlakukan sampah dengan bijaksana, maka alam akan berperilaku yang sama kepada kita semua. Artinya akan terjadi reciprocal (timbal balik), kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,\u201d pungkasnya. (stm)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BADUNG, STATEMENTPOST.COM \u2013 Meskipun kondisi pantai Legian sudah relatif bersih dari sampah kiriman, upaya menjaga kebersihan destinasi tetap dilakukan secara<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3778,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[25,24,9,22,37],"tags":[76,438,455,454,138,139,286,56,453],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3776"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3776"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3776\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3779,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3776\/revisions\/3779"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3778"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}