{"id":2913,"date":"2026-03-10T00:42:39","date_gmt":"2026-03-10T00:42:39","guid":{"rendered":"https:\/\/statementpost.com\/?p=2913"},"modified":"2026-03-10T00:42:39","modified_gmt":"2026-03-10T00:42:39","slug":"dalam-rangka-menyambut-50-tahun-sangha-theravada-indonesia-vihara-buddha-sakyamuni-denpasar-jadi-lokasi-pengecoran-rupang-buddha-nusantara-5-meter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/2026\/03\/10\/dalam-rangka-menyambut-50-tahun-sangha-theravada-indonesia-vihara-buddha-sakyamuni-denpasar-jadi-lokasi-pengecoran-rupang-buddha-nusantara-5-meter\/","title":{"rendered":"Dalam Rangka Menyambut 50 Tahun Sangha Therav\u0101da Indonesia, Vih\u0101ra Buddha Sakyamuni Denpasar Jadi Lokasi Pengecoran Rupang Buddha Nusantara 5 Meter"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2914 aligncenter\" src=\"https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC02610-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC02610-scaled.jpg 2560w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC02610-300x200.jpg 300w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC02610-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC02610-768x512.jpg 768w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC02610-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC02610-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>DENPASAR, STATEMENTPOST.COM \u2013 Sangha Therav\u0101da Indonesia (STI) telah mempersiapkan serangkaian program khusus, menyambut perayaan 50 tahun (setengah abad) atau \u201cTahun Kencana\u201d pada tahun 2026. Salah satu program yang paling istimewa adalah pengecoran Rupang Buddha Nusantara setinggi 5 meter. Prototipe rupang ini terinspirasi dari arca Buddha yang ditemukan di Candi Sewu, kompleks candi Buddhis terbesar kedua di Jawa Tengah setelah Borobudur.<\/p>\n<p>Ketua Panitia Nasional Tahun Kencana Sangha Therav\u0101da Indonesia (STI) Bhante Atthadh\u012bro Thera menyatakan, bahwa prototipe rupang tersebut menggunakan Bhumisparsa Mudr\u0101 atau Sikap Tangan Menyentuh Bumi, yang juga merupakan ciri khas Buddha Ak\u015fobhya.<\/p>\n<p>\u201cHal itu menjadi pengingatan tentang kebajikan itu, meski tidak ada melihat dan tidak ada yang mencatat, tetapi bumi menjadi saksi dari kebajikan itu,\u201d kata Bhante Atthadh\u012bro Thera.<\/p>\n<p>Menurutnya, Mudr\u0101 ini melambangkan bumi sebagai saksi atas kesempurnaan kebajikan (p\u0101rami) yang telah dikumpulkan oleh Petapa Gotama dalam kehidupan-kehidupan sebelumnya hingga mencapai Pencerahan Sempurna (Samm\u0101sambuddha).<\/p>\n<p>Proses artistik dikerjakan oleh seniman Sugito Sutarmin dari Amertha Art Studio. Upacara pengecoran dilakukan di berbagai wilayah sebagai representasi Nusantara meliputi Pulau Sumatra dilakukan di Kota Medan tepatnya Vih\u0101ra Mah\u0101sampatti, Medan; Pulau Kalimantan di Kota Samarinda, di Vih\u0101ra Muladharma; Pulau Bali di Vih\u0101ra Buddha Sakyamuni, Denpasar (8 Maret 2026); Pulau Sulawesi di Kota Palu; Pulau Jawa di Kota Surabaya; dan DKI Jakarta di Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya sebagai lokasi penutup rangkaian pengecoran.<\/p>\n<p>Upacara ini merupakan simbol persatuan umat dalam memperingati setengah abad pengabdian Sangha Therav\u0101da Indonesia. Logam yang digunakan sepenuhnya berasal dari donasi umat Buddha sebagai bentuk persembahan (d\u0101na).<\/p>\n<p>Lebih lanjut Bhante Atthadh\u012bro Thera menyebutkan, Buddha Rupang Nusantara dibuat di berbagai wilayah bertujuan memberi kesempatan untuk seluruh umat Buddha dari berbagai wilayah Nusantara guna turut berpartisipasi dalam membuat kebajikan, lantaran Buddha itu mengingatkan tentang kualitas kesucian, welas asih dan juga kebijaksanaan.<\/p>\n<p>Dengan mengikuti kegiatan ini, pihaknya berharap memperkokoh kembali keyakinan kepada Buddha, Dhamma dan Sangha memiliki perilaku yang baik serta malu untuk berbuat jahat dan takut akan akibat dari perbuatan jahat dan terus berupaya untuk banyak-banyak berbuat baik.<\/p>\n<p>\u201cApakah itu berdana atau meditasi hingga belajar Suta-Suta dalam rangka mengembangkan kebijaksanaan. Segala kebajikan ini, selain berguna buat umat Buddha, tentunya didedikasikan. Semoga bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) senantiasa hidup makmur, damai dan sejahtera, karena kebahagiaan ini buat semuanya. Kita memiliki slogan, yakni usaha-usaha mereka yang bersatu adalah sebab dari kebahagiaan,\u201d kata Bhante Atthadh\u012bro Thera.<\/p>\n<p>Seluruh rangkaian ini berpuncak pada penempatan Rupang Buddha Nusantara di Vih\u0101ra Bhumi Dhamma Nusantara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.<\/p>\n<p>Upacara Pengecoran Ketiga bagian Rupang Buddha Nusantara dan Magha Puja 2569 TB\/2026 di wilayah Bali dipusatkan di Vih\u0101ra Buddha Sakyamuni, Denpasar, pada Minggu, 8 Maret 2026. Upacara tersebut dihadiri oleh lebih kurang 50 bhikkhu anggota Sangha. Selain umat yang tersebar dari seluruh penjuru Bali, juga dihadiri oleh sejumlah umat Buddha dari luar kota.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2915 aligncenter\" src=\"https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC07911-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC07911-scaled.jpg 2560w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC07911-300x200.jpg 300w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC07911-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC07911-768x512.jpg 768w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC07911-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/statementpost.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/DSC07911-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>Khusus di Pulau Bali, prosesi pengecoran ketiga Rupang Buddha Nusantara ini dirangkaikan dengan perayaan M\u0101ghap\u016bj\u0101 sebagai Hari Besar umat Buddha untuk mengenang peristiwa agung Catur\u0101\u0144gasannip\u00e4ta.<\/p>\n<p>Peristiwa ini menjadi momen penting karena ditetapkannya Ov\u0101da Patimokkha oleh Sang Buddha, yakni prinsip dasar ajaran para Buddha untuk tidak berbuat jahat, senantiasa menambah kebajikan, dan menyucikan pikiran sebagai pedoman hidup bagi setiap umat manusia dalam mewujudkan kedamaian.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan itu masih terus berlangsung hingga nanti sampai Puncak Acara, yakni pada 13 Desember 2026, tepatnya di IBSD Kota Tangerang Selatan,\u201d kata Bhante Atthadh\u012bro Thera.<\/p>\n<p>Kegiatan ini akan ditutup pada bulan Juni 2026, tepatnya pengecoran terakhir Rupang Buddha di bagian kepala.<\/p>\n<p>\u201cJadi, sekarang di wilayah-wilayah ini adalah bagian-bagian tubuh, yakni ada lengan dan badan, termasuk juga kaki, tapi nanti yang paling terakhir adalah Mustaka atau kepala. Itu nanti menjadi Puncak Acara Pengecoran di Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya, pada 21 Juni 2026,\u201d jelas Bhante Atthadh\u012bro Thera.<\/p>\n<p>Sebagai penutup, Bhante Atthadh\u012bro Thera menyebutkan, usaha-usaha mereka yang bersatu adalah sebab dari kebahagiaan. Dengan terwujudnya Rupang Buddha Nusantara ini mempererat tali persaudaraan, tidak hanya buat umat Buddha, tetapi juga untuk berbagai kalangan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKarena ini diselenggarakan di berbagai wilayah yang ada di Nusantara. Semoga kita semuanya hidup damai, tentram dan bahagia. Tali persaudaraan selalu menyertai kita semua. Semoga semuanya hidup berbahagia,\u201d pungkasnya. (stm)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DENPASAR, STATEMENTPOST.COM \u2013 Sangha Therav\u0101da Indonesia (STI) telah mempersiapkan serangkaian program khusus, menyambut perayaan 50 tahun (setengah abad) atau \u201cTahun<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2916,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[24,39,28,9,40],"tags":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2913"}],"collection":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2913"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2913\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2917,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2913\/revisions\/2917"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2913"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2913"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/statementpost.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2913"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}