BadungBaliHukumNewsPeristiwa

Peristiwa Berdarah Berujung Maut Terjadi di Kuta, Pria Tewas Ditikam Obeng

BADUNG, STATEMENTPOST.COM – Peristiwa berdarah berujung maut kembali terjadi di salah satu bengkel di Jalan Pantai Kuta, Kelurahan/Kecamatan Kuta, Badung, pada Sabtu (4/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.02 WITA. Seorang pria berinisial MB (47), ditikam oleh pria berinisial ESP (44) dengan menggunakan obeng.

Sebelum meninggal dunia, korban sempat dirawat di RS Murni Teguh, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Badung. Korban mengembuskan napas terakhir di RS tersebut sekitar pukul 15.00 WITA.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan penyebab kejadian itu diduga dilatarbelakangi masalah asmara. Permasalahan antara pelaku dan korban bermula terjadi, pada Senin (30/3/2026), sekitar pukul 02.00 WITA. Pada saat itu, pelaku mendatangi rumah mantan pacarnya, yang mana pelaku melihat korban sedang duduk berdua di depan warung kontrakan. Pelaku saat itu mengusir korban dan mengingatkannya untuk tak datang lagi ke kontrakan mantan pacarnya yang dirahasiakan petugas tersebut.

Tak terima diusir, korban mengajak temannya berinisial Al mendatangi tempat tinggal pelaku di Jalan Pantai Kuta, Sabtu (4/4/2026) dini hari. Singkat cerita, Al dan pelaku terlibat cekcok mulut.

Di tengah perdebatan itu tiba-tiba Al memegang kerah baju dan memukul pelaku. Tak terima dengan hal itu, pelaku balik menyerang Al dengan bersenjatakan obeng. Ia menikam lengan Al hingga terluka.

Peristiwa itu langsung diatensi oleh aparat Polsek Kuta. Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu Matheus Diaz Prakoso, mendatangi lokasi kejadian.

Saat itu juga pelaku ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Kuta. Sementara korban dilarikan ke RS Murni Teguh, Kelurahan Tuban, Badung, untuk menjalani perawatan intensif.

Saat ini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rutan Polsek Kuta. Pelaku dijerat Pasal 466 ayat (3) KUHP tentang tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan kematian. (stm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *