BaliKlungkungNasionalNewsSosbud

Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani Gandeng BPOM Edukasi Warga Pejukutan untuk Cerdas menjadi Konsumen

NUSA PENIDA-KLUNGKUNG, STATEMENTPOST.COM – Bertempat di Desa Adat Pejukutan, Nusa Penida, Klungkung, Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali, Tutik Kusuma Wardhani, S.E., M.M., M. Kes., bersama mitra kerja Balai Besar POM di Denpasar menyelenggarakan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) obat dan pangan aman, pada Jumat 6 Maret 2026. Kegiatan dihadiri oleh 200 masyarakat di Desa Adat Pejukutan.

KIE ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih dan menggunakan produk obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat peran masyarakat dalam mendukung pengawasan obat dan makanan secara mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, Tutik Kusuma Wardhani menyebutkan, bahwa sosialisasi ini sengaja menyasar daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), sehingga masyarakat lebih cepat mendapatkan informasi yang lebih akurat. Ia turut mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan informasi mengenai produk obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

Politisi Partai Demokrat asal Kabupaten Buleleng ini juga mendorong masyarakat supaya lebih cerdas dan teliti dalam memilih produk makanan, obat dan kosmetik yang akan dikonsumsi maupun dipergunakan.

“Jadi, kami mohon sekali supaya masyarakat betul-betul menjadi konsumen yang cerdas. Artinya apa, bahwa masyarakat harus pintar memilih produk sebelum berbelanja. Meskipun pengaruhnya tidak saat itu, namun jika tidak hati-hati maka akan berbahaya bagi kesehatan nantinya,” tegas Tutik.

Sementara itu, Plt. Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt., menyatakan, sebagai salah satu mitra kerja Komisi IX DPR RI, BPOM di Denpasar selalu berkomitmen untuk memberikan informasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat hingga ke pelosok desa, terkait dengan obat dan makanan yang aman.

Ia menjelaskan, bahwa dewasa ini masih sering dijumpai produk obat, makanan dan kosmetik yang menggunakan bahan-bahan berbahaya. Hal ini bisa disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat, baik sebagai pelaku usaha maupun sebagai konsumen.

“Karena itu, kami terus informasikan ini tanpa henti supaya masyarakat menjadi konsumen yang cerdas. Dengan slogan Cek KLIK, yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa,” ujarnya.

Masyarakat juga dapat melakukan Cek KLIK dengan cara pertama memindai kode bar (barcode) produk menggunakan aplikasi BPOM Mobile, atau kunjungi website BPOM di cekbpom.pom.go.id, lalu mengecek langsung nomor BPOM yang tertera di kemasan produk.

Keamanan obat dan makanan merupakan aspek penting dalam perlindungan kesehatan masyarakat. Komisi IX DPR RI memiliki fungsi pengawasan terhadap mitra kerja, termasuk BPOM, guna memastikan pelaksanaan tugas pengawasan berjalan secara optimal dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Antusias masyarakat semakin tinggi saat pemaparan materi dari Pelaku Usaha yang juga Pendiri Bali Tangi, Made Yuliani Djayanegara. (stm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *