Terapi Komplementer, Upaya Pengendalian Hipertensi

BADUNG, STATEMENTPOST.COM – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Interpofesional Education (KKN IPE) Poltekkes Kemenkes Denpasar yang bertugas di Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, telah melaksanakan Penyuluhan Hipertensi dan Terapi Komplementer untuk para lansia dipusatkan di Lingkungan Dajan Bingin, Sading, pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan berupa cek kesehatan berupa cek tekanan darah setelah itu dilakukan penyuluhan mengenai hipertensi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan tentang tekanan darah tinggi dan pencegahannya.
Setelah Penyuluhan dilanjutkan dengan kegiatan terapi komplementer berupa pijatan dengan alat pijat kayu tradisional sebagai upaya membantu relaksasi dan pengendalian tekanan darah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat khususnya lansia untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat secara mandiri.
REHAT BENIA: Remaja Sehat Bebas Anemia
Penyuluhan REHAT BENIA (Remaja Sehat Bebas Anemia) menyasar murid SMP 5 Mengwi yang dirangkaikan dengan kegiatan skrining hemoglobin. Hal ini merupakan program edukasi dan deteksi dini anemia pada remaja yang diselenggarakan oleh 30 orang mahasiswa KKN IPE Poltekkes Kemenkes Denpasar, dengan sasaran remaja perempuan yang merupakan anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai perwakilan siswi di lingkungan sekolah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan hemoglobin terhadap 24 remaja putri anggota OSIS, ditemukan siswi masih ada yang memiliki kadar hemoglobin rendah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi perhatian khusus terhadap risiko anemia pada remaja putri yang secara biologis lebih rentan karena siklus menstruasi.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai konsumsi makanan kaya zat besi seperti sayuran hijau, buah-buahan, daging merah, dan ikan, serta pentingnya kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
Diharapkan siswi anggota OSIS yang telah mendapatkan edukasi ini dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi pencegahan anemia kepada seluruh siswi lainnya di sekolah.
Remaja Zaman Now Gula Harus Low
Kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai Diabetes Melitus disertai dengan skrining glukosa darah dilaksanakan di SMP Negeri 5 Mengwi dengan sasaran siswa kelas VII. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sejak dini tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat serta mencegah penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengertian diabetes melitus, faktor risiko, gejala, serta pentingnya menjaga pola makan seimbang dan aktivitas fisik. Penyuluhan disampaikan secara interaktif sehingga siswa dapat memahami materi dengan baik dan aktif bertanya.
Selain penyuluhan, dilakukan pula skrining pemeriksaan glukosa darah kepada siswa yang tergabung dalam OSIS. Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya deteksi dini kondisi kadar gula darah pada remaja.
Berdasarkan hasil skrining yang dilakukan terhadap 34 siswa dan siswi OSIS, seluruh peserta menunjukkan hasil kadar glukosa darah dalam batas normal. Hasil ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan siswa sejak usia sekolah. Dengan adanya penyuluhan dan skrining kesehatan, diharapkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit dapat ditanamkan sejak dini. (stm)
