BadungBaliBudayaPariwisata

Bali Dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor, Puspa Negara: Taksu Bali Menaklukan Dunia

BADUNG, STATEMENTPOST.COM – Pulau Bali dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik di dunia versi The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 TripAdvisor. Menurut TripAdvisor Travelers’ Choice Awards 2026: Bali meraih peringkat #1 World’s Best Destination, juga #1 Honeymoon Destination, Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, dan Top 20 Trending Cities.

Bali dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026 mengalahkan destinasi ikonik dunia seperti London, Dubai, Hanoi, Paris, Roma, Maroko, Bangkok, Yunani, dan New York USA. Berdasarkan ulasan jutaan wisatawan sepanjang 2025, ini adalah pencapaian tertinggi Bali dalam sejarah penghargaan TripAdvisor.

Menurut Ketua Fraksi Gerinda DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara, pesona Bali memang sulit dilewatkan. Bali dikenal sebagai destinasi unggulan berkat budaya, spiritual dan harmoni. Hal ini merupakan pengakuan global atas harmoni alam dan budaya unik Bali, yang menguatkan daya tarik destinasi sekaligus memicu harapan untuk pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Namun, lanjut Puspa Negara, atas pencapaian ini harus tetap perlu dilakukan evaluasi besar-besaran terkait infrastruktur, keamanan, kenyamanan, pelayanan, hingga mengelola isu seperti sampah, kemacetan, perilaku buruk warga negara asing (WNA), kriminalitas, kesemrawutan dan dampak lingkungan yang serius mengancam didepan mata, yang juga disorot oleh banyak pihak.

“Bali harus berbenah baik dari pembangunan fisik maupun non fisik. Bayangkan di tahun 2025, nyaris tanpa ada kegiatan promosi yg aktif dan masif baik di dalam maupun luar negeri. Sepertinya kita, pemimpin kita tidak banyak berbuat apa-apa, namun secara alamiah Bali tetap menunjukkan pesonanya sebagai the Island of the good, The Island of Paradise dan the Last Paradise, itulah Taksu Bali yang memberi anugerah yang harus diproteksi,” katanya.

Sebagai gambaran umum, bahwa jumlah kunjungan wisman meningkat 11 persen dari tahun 2024 yaitu berjumlah 6,3 juta menjadi 7,05 juta di tahun 2025. Peningkatan yang signifikan ditengah terpaan isu sepi dari beberapa pihak dengan tujuanya masing-masing. Meskipun Bali pulau kecil, tapi persebaran destinasi pariwisatanya belum merata.

“Jika misalnya diberitakan kondisi pariwisata di Jembrana pastilah sepi, karena pariwisata terkonsentrasi di Bali selatan dan sebagian Bali Tengah dan Timur, seolah oleh bali over tourism di bagian selatan. Hal-hal yang berkonotasi kurang baik ini ternyata bagi wisatawan global dilumat oleh Taksu Alamiah Bali yang memesona, cantik dan authentic,” imbuhnya.

Puspa Negara menyebutkan, sebelumnya Bali konsisten masuk dalam jajaran Top 10. Bali telah membuktikan, bahwa pulau ini memesona, authentic, indah dan cantik. Keindahan alam hanyalah pintu masuk, kekuatan sejatinya terletak pada jiwa masyarakatnya, keramah-tamahan, terletak pada spirit dan taksu Bali. Akan tetapi, dibalik gemerlap penghargaan ini, ada satu pesan yang tidak boleh diabaikan bahwa Bali harus berbenah total atas fakta-fakta kurang baik, yakni masalah sampah, kemacetan, aksesibilitas, kelakuan WNA bermasalah, kriminalitas, lingkungan, hingga perkuatan service dan public relation atau kehumasan.

Dikatakan, award ini akan bermakna ketika dapat menjadi inspirasi bagi masa depan Bali yang lebih baik. Oleh karena itu, para pemimpin, stakehoders dan masyarakat harus memiliki rasa tangggungjawab dalam menjaga dan melestarikan Bali serta kehidupanya.

Award best of the best ini, kata Puspa Negara, membuat dunia kini menatap Bali dan Indonesia dengan hormat. Sudah saatnya Indonesia membalas perhatian itu dengan kualitas pelayanan yang profesional, dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada pengembangan, pelestarian dan proteksi Bali menuju destinasi berkualitas serta menjadi titik pantik untuk mengembangkan destinasi lainya di Indonesia. Bali sebagai suatu pulau kecil, kini menaklukkan dunia dari persfektif pariwisata, karena Taksu Bali.

“Bagi saya dan masyarakat Bali, cara bijak menyambut penghargaan World’s Best Destination 2026 ini adalah saatnya Bali Bangkit, menebar cahaya kemajuan pariwisata pada daerah lainya di Indonesia. Bangkit dan bertransformasi menuju pariwisata yang berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi hijau dan perkuat pertahanan alam/lingkungan, spirit dan budaya dengan penyediaan world class: facilities, security/safety dan service,” tutupnya. (Puspa Negara, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *