DenpasarPendidikanTeknologi

Meskipun Sebabkan Budaya Literasi Menurun, Gusti Bagus Arthanegara Sebut Perkembangan IT Bisa Dijadikan Sumber Belajar dan Informasi

DENPASAR, STATEMENTPOST.COM – Pesatnya perkembangan Teknologi Informasi, berakibat pada menurunnya minat baca atau budaya literasi masyarakat. Namun, keberadaan teknologi informasi ini diharapkan bisa dijadikan sumber belajar yang positif.

Menurut Akademisi yang juga Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali, Drs. I Gusti Bagus Arthanegara, M.Pd., Rabu (5/11/2025), Selama tiga puluh tahun terakhir, minat baca di kalangan masyarakat mengalami penurunan, tidak hanya di Indonesia bahkan di dunia. “Keberadaan teknologi informasi merupakan tantangan baru bagi generasi muda dalam meningkatkan minat baca,” ujar Bagus Arthanegara.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa, pada jaman dahulu kebiasaan membaca buku sangat sering dilakukan. Bahkan, ada sekolah yang mewajibkan siswanya pada hari tertentu untuk membaca buku dan membuat resume. Begitu juga di negara luar seperti Jepang, yang dulu juga memiliki kebiasaan membaca buku di tempat-tempat umum seperti di pesawat. Buku yang dibaca pun beragam, seperti novel, dan juga buku ilmiah. “Sekarang kalau kita lihat misalkan duduk bersama orang asing selama perjalanan, mereka asyik dengan handphonenya. Jika dulu, kebiasaan membaca buku berbagai novel dan juga buku drama, kiprahnya sangat luar biasa,” imbuhnya.

Gusti Bagus Arthanegara menambahkan, tinggal bagaimana generasi muda mampu memanfaatkan IT dengan baik. Seperti halnya beredarnya berita hoax, itu sudah pasti berdampak negatif. “Namun di sisi lain keberadaan teknologi informasi juga mampu memberikan dampak positif seperti dijadikan sumber belajar dan informasi,” tutupnya. (stm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *