BaliNewsPropertyTabanan

Ketersediaan Lahan Makin Berkurang, Konsep Rumah Vertikal Jadi Solusi Atasi Alih Fungsi

TABANAN, STATEMENTPOST.COM – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak para pengembang perumahan untuk menyusun konsep hunian masa depan yang lebih hemat lahan. Menurutnya, hal ini dibutuhkan guna mengatasi ketersediaan lahan yang kedepannya akan semakin berkurang sejalan dengan pertumbuhan penduduk.

Menanggapi hal tersebut, Pelaku Usaha Properti, I Gede Suardita, Senin (13/7/2026) mengungkapkan, bahwa ketersediaan lahan di Bali memang semakin terbatas. Terlebih, dengan tingginya permintaan (demand) terhadap rumah khususnya di kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), sehingga perlu konsep hunian yang lebih efisien lahan.

“Dengan keterbatasan lahan dan tingginya permintaan, otomatis kita selaku pelaku usaha properti dituntut untuk memanfaatkan luasan lahan serta luasan tipe bangunan yang lebih efisien,” ujar Direktur PT Bumi Cempaka Asri (BCA) Land.

Suardita mengaku setuju dengan arahan Gubernur Koster, saat membuka Rakerda REI Bali Tahun 2026, di Quest San Hotel Denpasar, Rabu (8/7/2026). Menurutnya, rumah horizontal sudah tidak relevan diterapkan, karena sudah terbukti banyak memakan lahan. Oleh karena itu, ia mendorong agar rumah vertikal bisa segera diwujudkan, khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Keberadaan rumah vertikal dinilai lebih efektif untuk menekan alih fungsi lahan.

“Sudah waktunya di Bali ada rumah vertikal. Karena, suka tidak suka bahwa rumah horizontal itu banyak menggunakan lahan. Rumah vertikal ini bisa menekan penggunaan lahan. Denpasar dan Badung sudah waktunya ada rumah vertikal, untuk menekan alih fungsi lahan,” tegasnya.

Pemanfaatan lahan yang efisien sejalan dengan implementasi Perda Nomor 4 Tahun 2026, tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Praktik Nominee. Untuk itu, pengembangan perumahan di Pulau Dewata mesti dirancang secara khusus karena kian berkurangnya lahan. (stm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *