343 Atlet Pelajar Unjuk Gigi pada Kejuaraan Pencak Silat Bupati Tabanan Cup 2026

TABANAN, STATEMENTPOST.COM – Kejuaraan Pencak Silat Bupati Tabanan Cup 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, di GOR Debes, Tabanan, pada Kamis (9/4/2026). Kejuaraan ini diikuti 343 atlet pelajar dari jenjang SD hingga SMA, dengan memperebutkan Piala Bupati tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung hingga 12 April 2026.
Kejuaraan Pencak Silat secara konsisten dilaksanakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tabanan sejak tahun 2015, untuk menjaring atlet potensial dari tingkat pelajar dan sekaligus melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga menegaskan, bahwa pencak silat bukan sekadar keterampilan bela diri, melainkan warisan budaya yang menanamkan kedisiplinan dan karakter. Ia berharap kejuaraan ini menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk berprestasi di level yang lebih tinggi.
“Saya berpesan agar seluruh peserta bertanding dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, serta jaga persaudaraan dan kebersamaan,” ungkap Made Dirga.
Sementara itu, Ketua IPSI Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi menjelaskan, selain melestarikan kearifan lokal budaya bangsa, kejuaraan ini juga untuk mempersiapkan atlet menghadapi ajang Porsenijar pada bulan Juli 2026, serta Porprov Bali 2027.
Ia optimis, bahwa Tabanan akan tetap memiliki regenerasi atlet pencak silat, meskipun sudah ada beberapa atlet yang memasuki masa pensiun.
“Kita tidak boleh terus berpikir stagnan. Jadi, kita perlu memberikan ruang untuk pembibitan dan kaderisasi, melalui ajang Kejuaraan Pencak Silat Bupati Tabanan Cup,” tegas Eka Nurcahyadi.
Turnamen tahunan tersebut diikuti peserta dari 79 sekolah se-Tabanan, dan mempertandingkan 51 kelas dalam berbagai kategori usia. Seperti diketahui, pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga andalan penyumbang medali bagi Tabanan. Selain mengejar prestasi, pembinaan yang dilakukan juga menitikberatkan pada pendidikan nilai-nilai budaya dan etika dalam pencak silat. Hal ini dinilai penting untuk menjaga jati diri olahraga tradisional tersebut. (stm)
