Yusdi Diaz Sebut Perbedaan Perlakuan Wisman dan Wisdom Tak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Bali

DENPASAR, STATEMENTPOST.COM – Isu diskriminasi atau perbedaan pelayanan wisatawan di Bali kembali mencuat belakangan ini. Dimana, layanan pariwisata Bali lebih bintang lima untuk turis asing sedangkan untuk wisatawan domestik justru kebalikannya.
Menurut Praktisi Pariwisata, Yusdi Diaz, Senin (5/1/2026), di Denpasar, bahwa fenomena ini bukan barang baru di dunia pariwisata Bali. Kesan perbedaan perlakuan pelayanan antara wisatawan mancanegara dengan domestik sudah terjadi sejak lama.
“Padahal, isu ini tidak sepenuhnya benar. Belum tentu yang mancanegara itu spendingnya lebih kuat dibandingkan domestik. Tergantung bagaimana manajemennya mengedukasi atau melatih karyawan sesuai dengan standar hospitality. Rugi saja kalau industri pariwisata itu membeda-bedakan perlakuan terhadap wisatawan,” jelas pria yang juga selaku Ketua Dewan Pembina Flobamora Bali.
Ketika ditanya mengenai dampak yang ditimbulkan akibat isu ini terhadap kunjungan wisatawan ke Bali, ia menegaskan bahwa tidak berpengaruh signifikan. Kunjungan wisatawan menurun apabila isu keamanan dan kenyamanan terganggu.
“Kalau orang Indonesia merasa diperlakukan berbeda kan bisa komplin untuk mempertahankan haknya. Justru yang tidak benar itu jika ada harga bule dan harga untuk domestik. Seharusnya disamakan harganya dan servicenya,” ujarnya. (stm)
