BadungNews

Apresiasi dan Awarding “Bersatu Kelola Sampah, Wujudkan Kabupaten Badung Bersih dan Lestari”, Kompetisi Jadi Solusi Atasi Masalah Sampah

BADUNG, STATEMENTPOST.COM – Yayasan Bali Wastu Lestari berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Badung dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung, melaksanakan kegiatan Apresiasi dan Awarding bertajuk “Bersatu Kelola Sampah, Wujudkan Kabupaten Badung Bersih dan Lestari” pada Sabtu, 22 November 2025, di Amphi Teather, Giri Natha Mandala, Puspem Badung. Kegiatan apresiasi ini selaras dengan semangat Hari Ulang Tahun (HUT) Mangupura yang ke-16, dengan tema Rumaketing Taksuning Bhuwana, yakni menyatukan potensi masyarakat untuk Pembangunan Badung.

Sebelumnya, kompetisi TPS3R, Bank Sampah, Pelaku Usaha yang melakukan perlindungan lingkungan, Sekolah Adiwiyata dan kompetisi tingkat sekolah untuk aksi nyata pengelolaan sampah di sekolah di Kabupaten Badung sudah dilaksanakan sejak bulan September dan Oktober 2025. Adapun latar belakang dilaksanakannya kegiatan Bersatu Kelola Sampah ini, adalah didasari atas keprihatinan terhadap kondisi manajemen pengelolaan sampah yang semakin darurat, di tengah ditutupnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.

Ketua Panitia yang juga Ketua Yayasan Bali Wastu Lestari, Ni Wayan Riawati menyebutkan, bahwa dari total 140 Bank Sampah, 50 persennya mengikuti kompetisi ini. Selain itu, dari 45 TPS3R yang mengikuti kompetisi sebanyak 20. Sementara itu, untuk kompetisi tingkat sekolah diikuti dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA.

“Jadi, kompetisi ini sebenarnya memberikan apresiasi kepada relawan bahwa selama ini mereka melakukan kegiatan gotong-royong dalam menggerakan masyarakat, memberikan edukasi, dan pelayanan, untuk memastikan sampah-sampah yang sudah terpilah ini menjadi bahan baku daur ulang. Selain diberikan apresiasi, mereka juga diberikan peningkatan kapasitas melalui diskusi panel praktik baik pengelolaan sampah di Kabupaten Badung,” jelas Riawati.

Sementara itu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menyatakan, kegiatan ini sebagai inspirasi dan telah menginstruksikan agar program ini dilanjutkan tahun depan dengan persiapan yang lebih matang.

“Tentu dari kegiatan ini memberikan satu inspirasi buat saya, dan saya sudah perintahkan juga agar kegiatan ini terkait denan pemberian reward pengelolaan sampah, dilanjutkan tahun depan yang lebih hebat lagi, dan persiapannya lebih matang lagi,” ungkapnya.

Armytanti Hanum Kasmito selaku Pendukung Acara dan juga Regional Public Affairs Manager Coca-cola Europacific Partners Indonesia menjelaskan, bahwa Bank Sampah merupakan ujung tombak pengelolaan sampah di level masyarakat. Ia turut mengapresiasi tim dari Bank Sampah, Pemkab Badung dan Yayasan Bali Wastu Lestari, dan diharapkan kolaborasi ini tetap berlanjut lebih lama lagi, dan bisa membantu masyarakat lebih luas lagi untuk memahami konsep pengelolaan sampah berbasis sumber. (stm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *